kaka: you will always be our baby
journal kaka it's the kitchen the gallery about us contact us

back to Home

sorry

WORDS... Words... and words...

Baskara tengkurap

Usia: 4M1W6D

Ibu nyatakan Bas resmi bisa tengkurap hari ini. Soalnya, sejak seminggu ini, usahanya gigih sekali untuk tengkurap. Bahkan 3 hari terakhir dia bisa tengkurap, namun ada batuan. Misalnya tidur pake bantal, di atas komforter dengan kasur empuk, atau di sebelahnya ada ibu, jadi posisi kasurnya agak miring.

Sore ini, ibu sedang kasih makan Kaka. Bas dibiarkan di lantai karpet. Awalnya pegangan ke tiang bouncher. Terus ibu kasih mainan di depannya. Bas pun tertarik dengan mainan itu dan berhasil tengkurap tanpa pegangan. Bas melakukannya 2 kali dan selanjutnya hanya miring2 saja. Terus keburu capek dan ibu gendong. Siap2 merayap dek?

Ibu juga siap semakin awas memperhatikan :)

Kaka & Playground

Usia: 2Y1M3W4D

Ah, dulu ibu selalu menulis setiap kali Kaka main di playground. Sekarang Kaka semakin berani saja, dan ibu senang melihatnya. Di pg yang belakang apartemen, Kaka sudah berani naik tanpa pegangan. Kemudian lari di atas tanpa ibu temani, turun melalui slide kecil. Kaka pernah mau naik slide besar, yang lebih tinggi dan memutar2. Beberapa kali dan kalau di bawahnya ada yang nungguin. Waktu itu ketika ada Nini. Setelah itu Kaka tidak mau lagi, ibu pikir karena di bawah tidak ada yang nunggu. Gak apa2 ya Ka :)

Di pg itu, sampai terakhir ke sana, Kaka masih main sendiri. Kalau ada teman lain, Kaka lebih senang melihat dari jauh, kemudian mengajak ibu lari2 ke luar pg. Atau sekedar main2 pasir di tepian. Kalaupun Kaka masih mau di rumah kayu, Kaka masih suka mengalah kalau berpapasan, walaupun sebetulnya bagiannya Kaka. Ibu suka nasihatin, itu bagiannya Kaka, tapi bagus kalau Kaka mau mengalah dan memberikan sama yang pengen duluan. Moga2 Kaka mengerti.

Sore tadi, di pengajian yang didakan di taman di St Ann, Kaka senang di pgnya. Ibu lihat, pgnya bukan untuk usia Kaka, namun untuk 5-12 tahun. Semua bagian dihubungkan oleh tangga2 berbahaya untuk Kaka, terlalu curam, jaraknya jauh, slidenya tinggi dan panjang, dan ada jembatan goyang segala! Mayritas untuk panjat2an dan gelantungan (monkey bar).

Namun Kaka senang sekali melihatnya dan mengajak ditemani ibu. Ibu tolak dulu karena kami baru datang, harus beres2 dan menyapa teman2 ayah-ibu. Kaka sudah mau jalan sendiri ke pg dan ibu panggil, Kaka nurut. Ibu senang Kaka mengerti. Setelah itu, ibu temani Kaka main di pg beberapa kali.

Kaka naik slide kecil dari arah berlawanan, terus turun. Kaka senang. Ah, ibu gembira sekali melihat Kaka. Terus ibu ikut naik menemani Kaka. Sekalian ibu ajari bagaimana naik2 semuanya. Tangga2 curam yang seperti tangga biasa saja, Kaka akhirnya bisa. Kaka sudah mau menyerah karena ada anak lain. Tapi ibu bilang sama Kaka kalau itu bagian Kaka. Ibu juga bilang sama anak lain untuk menunggu, membiarkan Kaka, dan antri. Mereka mau. Kaka pun mau main lagi.
Kaka sampai ke pucak dan turun menggunakan slide. Kaka naik kembali menggunakan slide itu dan ibu larang jika ada anak lain yang mau turun. Kaka nurut. Ahhhh :)

Kaka mau lewati jembatan goyang. Kaka takut begitu pijakannya bergerak dan tidak mau meneruskan jalan. Pijakannya besar2 sih dan goyangannya pun gak sampe badan jatuh. Tapi cukup membuat deg2an, termasuk ibu Ka. Sebetulnya ibu juga takut pertama kali sih.
Terus ibu gendong Kaka. Bolak-balik di jembatan itu. Ibu sambil bergurau. Jembatannya sengaja ibu goyang2. Ibu katakan kalau ibu juga gak apa2 karena tangan ibu pegangan ke pagarnya. Terus ibu tuntun Kaka. Kaka mau sambil senyum2. Kelihatan sekali wajahnya tegang. Ibu suruh tangan Kaka yang lain pegangan ke pagarnya. Sampai!

Kaka gembira bukan main dan lonjak2! Ibu tuntun lagi. Berikutnya, ibu suruh Kaka jalan sendiri. Kaka bisa!
Kaka lebih gembira lagi, lonjak2, tertawa, dan teriak. Ibu senyum sambil tepuk tangan dan memuji Kaka. Padahal, tawa ibu dalam hati lebih keras dari Kaka loh Ka :)

Ibu sampe capek. Kaka selalu minta main lagi ke situ. Sementara ibu ngobrol Kaka jalan sendiri ke pg. Ibu selalu mengamati, jangan sampai lepas pandangan. Kaka juga jadi sering bolak-balik. Ah kasihan Kaka. Tapi, seperti kata ayah, Kaka juga harus belajar mengerti apa yang sedang dilakukan ayah-ibu. Kelak Kaka terbiasa dan malah ikut bergabung dengan ayah-ibu juga.

Terakhir, Kaka kelihatan duduk di slide kecil sambil nutup muka. Ibu berlari dengan khawatir. Ternyata Kaka menangis. Anak lain tidak melihat Kaka, namun mereka duga Kaka terpeleset di slide itu. Ah, Kaka.
Ibu gendong, Kaka memeluk ibu erat. Ibu usap2 dan tiup2, sambil bertanya mana yang sakit. Kaka hanya memeluk dan menangis. Sampai pulang, Kaka terus digendongan ayah. Capek ya Ka :)

2 kata & keukeuh Nini

sore ini Kaka jalan2 lagi sama ibu di belakang apt. Di langit ada pesawat. Ibu kasih tau Kaka. Kaka senang, menunjuk dan bilang: da… da… wa… wa… (dadah pesawat)

wah Kaka sudah merangkai kata :)

————-

Malamnya, Kaka main sama ibu. Main kata2 ah. Ibu menyebutkan kata yang sekiranya Kaka sudah bisa, diselipin yang baru2, nama barang di sekitar. Berikut kata2 ibu yang diikuti Kaka.
Susu —- Shushu
Apple — Apel
Juice — ju
Icecream — aiki
Sofa — fafa
Gordon — gondor
Pesawat — wawa
- dan seterusnya, ibu makin cepat bicara, Kaka makin cepat jawab dengan gembira, sampai pada kata jebakan:
Ibu — *Kaka diam sepersekian detik* Niiiini…, jawabnya sambil nyengir
Ibu ketawa, Kaka ketawa :))

———–

“Ah, sudah aaahhh ibu mah mau bobo” pura2 ngeloyor
“Nooooooo” Kaka melarang karena masih pengen main
“Ngomong dulu: ibu”
“Niiiini”
“Ahhhh ya udah, ibu duluan bobo yaaaa”
“Niiiiiini…. Niiiini…” kata Kaka tanpa diminta
Ibu ketawa :))
“Niiini” ulang Kaka sambil ketawa juga
Bener2 diancam pun gak keluar :D

Siapa nih yang keukeuh, ibu atau Kaka? :D

Butterfly… flies…

Kalau sudah pada rewel semua, ibu tinggalkan kerjaan rumah. Ibu ajak Bas dan Kaka tiduran di kasur. Tentu ibu di tengah dan selalu sigap. Walau demikian Kaka memang secepat kilat, sudah pindah ke sebelah Bas dan macam2 saja yang dilakukannya.

Kaka tidak mengganggu Bas kalau ibu mulai main butterfly. Ibu suruh Kaka rebahan di sebelah ibu. Tangan ibu melayang2 menirukan kupu2 terbang. Turun naik pelan2 sambil bernyanyi:

“Butterfly… flies… to the sky” Kaka nyengir2 tegang
“Butterfly… flies… so high” Kaka mulai ketawa2 dan siap2 lari
“Butterfly… goes down to…..” Kaka lari sambil ketawa ngakak, walopun kemudian ibu mengghinggapkan kupu2nya di perut Bas. Apalagi jika diperut Kaka? Ibu kejar sampai kena. Kaka ketawa gembira.

Bas sendiri sudah bereaksi melihat tangan ibu bergerak turun naik. Ikutan tegang sambil tertawa lebar.